Ketika Doa dan Linangan Air Mata Tak Lagi Berguna

Tiada ungkapan kata seindah doa dari seorang hamba dengan linangan air mata. Tiada permintaan sebaik munajatnya seorang hamba kepada Rabbnya dengan sepenuh ketundukan jiwa.

Namun, itu hanya berlaku di dunia. Karena, ada masanya doa-doa tidak lagi berguna dan hanya menambah derita. Doa siapakah itu dan kapan? Itulah doa-doanya ahli neraka di akhirat kelak.

Seserius, sekhusyuk, setunduk, dan sepasrah apapun mereka berdoa, tiada yang mereka dapatkan selain kesia-siaan. Doa mereka hanya menambah rasa sakit dan penderitaan.

Dalam Al-Quran disebutkan beberapa jenis permintaan ahli neraka yang semuanya berakhir dengan penolakan, yaitu:

  1. Permintaan agar bisa memberi tebusan dari azab (QS Al-Ma’idah, 5:36-7, QS Ar-Ra’d, 13:18, QS Az-Zumar, 39:47-8)
  2. Permintaan untuk dikembalikan ke dunia agar bisa beramal saleh (QS Al-An’am, 6:27-8, QS Al-Mu’minun, 23:99-100, QS Ibrahim, 14:44-5, QS Fathir, 35:36-7, QS Al-Munafiqun, 63:10)
  3. Permintaan untuk membalas dendam kepada para pemimpin yang telah menyesatkan mereka (QS Al-Baqarah, 2:165-7, QS Al-A’raf, 7:38-9, QS Shad, 38:55-61, QS Fushshilat, 41:29, QS Al-Ahzab, 33:64-8)
  4. Permintaan agar diselamatkan oleh sekutu dan para pemimpin yang telah menjerumuskan mereka ketika di dunia (QS Ibrahim, 14:21-2, QS Al-Qashash, 28:62-4, QS Saba’, 34:31-3; 40-2, QS Al-Mu’min, 40:47-8, QS Ash-Shaffat, 37:27-34)
  5. Permintaan agar dikeluarkan dari neraka karena mereka tidak tahan dengan siksaan di dalamnya (QS Al-Mu’minun, 23:64-7, QS Al-Furqan, 25:27-9, 38:3, QS Al-Mu’min, 40:11-2, dan QS As-Sajdah, 32:20-1)
  6. Permintaan agar mendapat keringanan azab dari Allah Ta’ala (QS Al-Mu’min, 40:49-50)
  7. Permintaan agar mereka dimatikan saja sehingga tidak lagi merasakan sakitnya azab (QS Az-Zukhruf, 43:74-78)
  8. Permintaan agar mereka diberi minuman dan makanan surga (QS Al-A’raf, 7:48-51)
  9. Permintaan agar mereka diberi cahaya (QS Al-Hadid, 57:13-4).

Disarikan dari Al-‘Îman bil Yaumil Âkhir (Terjemah: Iman kepada Hari Akhir), hlm. 332-358, karya Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi.

Semoga informasi ini bermanfaat ya

Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran?

HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Informasi Program Kunjungi Situs Resmi Kami :
www.dompetamal.com
www.blog.dompetamal.com
www.news.dompetamal.com
www.tasdiqulquran.or.id

Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img

Blog Terbaru

Memberi Itu Membahagiakan: Apa Kata Riset?

Jika diberi uang Rp100.000 dengan syarat harus dihabiskan hari ini, mana yang membuat lebih bahagia: membelanjakannya untuk diri sendiri atau untuk orang lain? Para...

Sedekah dan Ikhtiar Kesembuhan

Tujuh tahun seorang lelaki menderita luka di lututnya. Berbagai tabib sudah didatangi. Lalu seorang ulama memberinya resep yang tak terduga: galilah sumur. Resep dari Rasulullah Dalam...

Sedekah, Perisai dari Bala

Bayangkan seorang tawanan dengan tangan terikat, digiring untuk dieksekusi. Lalu ia menebus nyawanya dengan seluruh harta yang ia punya. Begitulah Nabi Yahya menggambarkan sedekah. Wasiat...