Dua Bonus untuk Ahli Sedekah

Ada dua hadiah yang dijanjikan Allah bagi orang-orang yang berlapang-lapang dalam mengeluarkan hartanya di jalan Allah. Pertama, maghfirah. Kedua, al-fadhlu.

Dalam surat Al-Baqarah ayat 268. Allah Ta’ala berfirman:

ٱلشَّيْطَٰنُ يَعِدُكُمُ ٱلْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُم بِٱلْفَحْشَآءِ ۖ وَٱللَّهُ يَعِدُكُم مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلًا ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ

“Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir), sedangkan Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

Menurut Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al-Asyqar (dalam Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir), makna (المغفرة) adalah penutupan dari Allah Ta’ala untuk hamba-Nya atas segala dosa yang pernah dilakukannya (sehingga dosanya Allah tutupi) baik saat di dunia maupun di akhirat kelak.

Adapun (الفضل) adalah Allah Ta’ala akan memberi ganti bagi orang yang bersedekah dengan sesuatu yang lebih baik dari apa yang disedekahkannya.

Yaitu, berupa kelapangan rezeki dan memberi kenikmatan di akhirat dengan apa yang lebih baik, lebih banyak, lebih besar, dan lebih indah.

Semoga informasi ini bermanfaat ya

Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran?

HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Informasi Program Kunjungi Situs Resmi Kami :
www.dompetamal.com
www.blog.dompetamal.com no
www.news.dompetamal.com
www.tasdiqulquran.or.id

Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img

Blog Terbaru

Memberi Itu Membahagiakan: Apa Kata Riset?

Jika diberi uang Rp100.000 dengan syarat harus dihabiskan hari ini, mana yang membuat lebih bahagia: membelanjakannya untuk diri sendiri atau untuk orang lain? Para...

Sedekah dan Ikhtiar Kesembuhan

Tujuh tahun seorang lelaki menderita luka di lututnya. Berbagai tabib sudah didatangi. Lalu seorang ulama memberinya resep yang tak terduga: galilah sumur. Resep dari Rasulullah Dalam...

Sedekah, Perisai dari Bala

Bayangkan seorang tawanan dengan tangan terikat, digiring untuk dieksekusi. Lalu ia menebus nyawanya dengan seluruh harta yang ia punya. Begitulah Nabi Yahya menggambarkan sedekah. Wasiat...