Mulianya Sifat Dermawan

Jangan sepelekan kedermawanan. Sesungguhnya, sifat dermawan (senang memberi) adalah sifat yang disejajarkan dengan ketakwaan dan pembenaran akan balasan terbaik, yaitu surga.

“Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.” (QS Al-Lail, 92:5-7)

Dalam rangkaian ayat ini tidak disebutkan apa yang diberikan (selama itu sesuatu yang halal lagi bermanfaat) dan banyak atau sedikitnya yang diberikan. Karena, yang lebih penting adalah hadirnya jiwa kedermawanan yang menjadikan seseorang terbebas dari aneka keburukan, yaitu jiwa yang hina lagi kikir dari mendermawan hartanya di jalan Allah.

Semoga informasi ini bermanfaat ya

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran
📲#Daftar via WhatsApp
🔗

📲#Gabung via Telegram
🔗 t.me/TN_TASQ

📌 Informasi Program dan Link Media Sosial… www.tasdiqulquran.or.id/social-media/

Untuk Informasi Lengkap Situs Resmi Kami di :
www.dompetamal.com
www.news.dompetamal.com
www.tasdiqulquran.or.id

____________________________
#zakat #wakaf #donasi #sedekah #berbagi #muslim #kajianislam #tausiyahislam #dakwah #kajian #bandung #alquran #tauhid #islam #tasdiqulquran #quotesdapa #pesantren #kajianislam #zakatoptimal #buatmerekatersenyum #wakafpesantren #wakafquran #kajianonline #wakafmesjid #amaljariyah #hafalquran #instagram #tausiyahku #bersyukur

Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img

Blog Terbaru

Memberi Itu Membahagiakan: Apa Kata Riset?

Jika diberi uang Rp100.000 dengan syarat harus dihabiskan hari ini, mana yang membuat lebih bahagia: membelanjakannya untuk diri sendiri atau untuk orang lain? Para...

Sedekah dan Ikhtiar Kesembuhan

Tujuh tahun seorang lelaki menderita luka di lututnya. Berbagai tabib sudah didatangi. Lalu seorang ulama memberinya resep yang tak terduga: galilah sumur. Resep dari Rasulullah Dalam...

Sedekah, Perisai dari Bala

Bayangkan seorang tawanan dengan tangan terikat, digiring untuk dieksekusi. Lalu ia menebus nyawanya dengan seluruh harta yang ia punya. Begitulah Nabi Yahya menggambarkan sedekah. Wasiat...