Lihat Lah Di Luar Sana

Boleh jadi, ada banyak orang yang memimpikan hidup seperti kita. Mengapa? Karena kita masih bisa hidup normal, masih bisa makan, minum, sekolah, belanja dan sejenisnya. Adapun bagi yang lain, semua ini adalah mimpi yang jauh dari kenyataan.

Saat kita bisa makan nasi tiga kali sehari, ada banyak orang di luar sana yang makan nasinya hanya tiga hari sekali.

Saat anak-anak kita punya beberapa pasang sepatu dan sandal, ada anak di luar sana yang punya sepasang sandal dan sepatu, tapi masih dalam lamunan.

Saat kita bisa berbelanja bulanan ke pasar atau supermarket, ada banyak orang yang bertahun-tahun tidak bisa belanja ke pasar, karena tidak ada uang.

Maka, sering-seringlah menengok mereka yang hidupnya jauh lebih susah. Lalu, lembutkan hati dengan berbagi dan perbaiki diri dengan empati.

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran
📲#Daftar via WhatsApp
🔗

📲#Gabung via Telegram
🔗 t.me/TN_TASQ

📌 Informasi Program dan Link Media Sosial… www.tasdiqulquran.or.id/social-media/

Untuk Informasi Lengkap Situs Resmi Kami di :
www.dompetamal.com
www.news.dompetamal.com
www.tasdiqulquran.or.id

Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img

Blog Terbaru

Memberi Itu Membahagiakan: Apa Kata Riset?

Jika diberi uang Rp100.000 dengan syarat harus dihabiskan hari ini, mana yang membuat lebih bahagia: membelanjakannya untuk diri sendiri atau untuk orang lain? Para...

Sedekah dan Ikhtiar Kesembuhan

Tujuh tahun seorang lelaki menderita luka di lututnya. Berbagai tabib sudah didatangi. Lalu seorang ulama memberinya resep yang tak terduga: galilah sumur. Resep dari Rasulullah Dalam...

Sedekah, Perisai dari Bala

Bayangkan seorang tawanan dengan tangan terikat, digiring untuk dieksekusi. Lalu ia menebus nyawanya dengan seluruh harta yang ia punya. Begitulah Nabi Yahya menggambarkan sedekah. Wasiat...