Jembatan Antara Kita Dengan Kebahagian

Tidak ada anugerah termahal dalam hidup selain hadirnya rasa bahagia. Siapa mendapatkan rasa itu dalam hatinya, dunia akan terasa bagaikan surga. Semua yang dilihat, didengar dan dirasa akan menjadi indah dan bermakna.

Dari mana semua itu bisa didapatkan? Tiada jalan terbaik kecuali dengan melakukan ketaatan kepada Zat pemilik bahagia, yaitu Allah Azza wa Jalla. Salah satu bentuknya adalah dengan sering-sering membahagiakan saudara seiman dengan aneka kebaikan yang bisa kita lakukan.

Cukuplah sabda Rasulullah saw. sebagai pengingat diri dan pemicu motivasi. Dari Ibnu Umar ra. bahwa beliau bersabda:

“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling memberikan manfaat bagi manusia. Adapun amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah membuat muslim yang lain bahagia, mengangkat kesusahan dari orang lain, membayarkan hutangnya atau menghilangkan rasa laparnya. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk sebuah keperluan lebih aku cintai daripada beri’tikaf di masjidku ini (Masjid Nabawi) selama sebulan penuh.” (HR Ath-Thabrani)

 

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran,

📲HUBUNGI CHAT : 0812.2367.9144

📌 Informasi Link Program dan Media Sosial
📲 www.tasdiqulquran.or.id/social-media

Untuk Informasi Lengkap Situs Resmi Kami di :
www.dompetamal.com
www.news.dompetamal.com
www.tasdiqulquran.or.id

Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img

Blog Terbaru

Memberi Itu Membahagiakan: Apa Kata Riset?

Jika diberi uang Rp100.000 dengan syarat harus dihabiskan hari ini, mana yang membuat lebih bahagia: membelanjakannya untuk diri sendiri atau untuk orang lain? Para...

Sedekah dan Ikhtiar Kesembuhan

Tujuh tahun seorang lelaki menderita luka di lututnya. Berbagai tabib sudah didatangi. Lalu seorang ulama memberinya resep yang tak terduga: galilah sumur. Resep dari Rasulullah Dalam...

Sedekah, Perisai dari Bala

Bayangkan seorang tawanan dengan tangan terikat, digiring untuk dieksekusi. Lalu ia menebus nyawanya dengan seluruh harta yang ia punya. Begitulah Nabi Yahya menggambarkan sedekah. Wasiat...