Infaqnya Orang Kaya Hati

Tidak semua orang kaya harta suka sedekah. Namun, siapa yang kaya hati, kaya iman, dan kaya pengharapan kepada Allah, dia pasti senang berbagi, suka sedekah dan gemar memberi.

Maka, infak adalah nikmat bagi orang beriman, bukan nikmat bagi orang kaya. Maka, shaum Ramadhan mengajarkan kita untuk berbagi pada akhirnya. Karena, berbagi adalah ciri khas dari orang bertaqwa. Bukankah ketakwaan adalah hasil akhir dari Ramadhan?

Semoga informasi ini bermanfaat ya

Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran?

HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Informasi Program Kunjungi Situs Resmi Kami :
www.dompetamal.com
www.blog.dompetamal.com
www.news.dompetamal.com
www.tasdiqulquran.or.id

Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img

Blog Terbaru

Memberi Pinjaman kepada Allah: Kisah Abu Dahdah

Allah Mahakaya, tidak butuh apa pun dari hamba-Nya. Lalu, mengapa Dia memakai kata "pinjaman" saat mengajak kita bersedekah? Ayat yang menggetarkan مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ...

Sebutir Benih, Tujuh Ratus Biji

Adakah investasi yang menjanjikan keuntungan 70.000 persen tanpa risiko rugi? Di dunia bisnis mustahil. Namun, Al-Quran menawarkannya lewat sebuah perumpamaan dari ladang. Perumpamaan dari ladang Allah...

Tangan di Atas Lebih Baik

Siapa yang lebih beruntung: yang memberi atau yang menerima? Sekilas yang menerima, karena ia mendapat sesuatu. Ternyata, jawabannya justru sebaliknya. Pesan yang lengkap Rasulullah ﷺ bersabda: الْيَدُ...