Diacuhkan di Dunia, Dirindukan di Akhirat, Itulah Sedekah…

Rindu itu berat, menguras energi dan kosentrasi. Maka, akan sangat menyakitkan apabila kerinduan yang sekian lama dirasakan tidak berakhir dengan pertemuan.

Dan, tahukah Anda, seberat-beratnya rindu di dunia, tidak ada yang bisa mengalahkan beratnya kerinduan di akhirat.

Apakah itu?

Kerinduan untuk bersedekah sebagaimana dirasakan oleh mereka yang telah wafat (QS Al-Munâfiqûn, 63:30). Bagaimana tidak, sedekah adalah amal yang sangat utama, terkhusus sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir walau pelakunya telah meninggal (HR Muslim, No. 1631)

Maka, jangan biarkan kerinduan berujung penderitaan. Selagi kesempatan untuk bersedekah terbuka dengan amat lebarnya, manfaatkanlah sekecil apapun peluang yang Allah bukakan untuk kita.

Semoga informasi ini bermanfaat ya

Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran?

HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Informasi Program Kunjungi Situs Resmi Kami :
www.dompetamal.com
www.blog.dompetamal.com
www.tasdiqulquran.or.id

Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img

Blog Terbaru

Memberi Itu Membahagiakan: Apa Kata Riset?

Jika diberi uang Rp100.000 dengan syarat harus dihabiskan hari ini, mana yang membuat lebih bahagia: membelanjakannya untuk diri sendiri atau untuk orang lain? Para...

Sedekah dan Ikhtiar Kesembuhan

Tujuh tahun seorang lelaki menderita luka di lututnya. Berbagai tabib sudah didatangi. Lalu seorang ulama memberinya resep yang tak terduga: galilah sumur. Resep dari Rasulullah Dalam...

Sedekah, Perisai dari Bala

Bayangkan seorang tawanan dengan tangan terikat, digiring untuk dieksekusi. Lalu ia menebus nyawanya dengan seluruh harta yang ia punya. Begitulah Nabi Yahya menggambarkan sedekah. Wasiat...