Orang Miskin Yang Paling Miskin

Dalam sebuah majelis, Nabi saw. melontarkan tiga pertanyaan kepada para sahabatnya. “Tahukah kalian, siapa orang yang paling perkasa?” Para sahabat menjawab, “Orang yang mengalahkan musuh dalam pertempuran.”

Nabi saw. meluruskan, “Bukan! Orang perkasa adalah dia yang dapat menahan dirinya ketika marah.”

Beliau bertanya kembali, “Tahukah kalian, siapa perempuan yang mandul?” Para sahabat menjawab, “Perempuan yang tidak dapat melahirkan anak.”

Nabi saw. kembali meluruskan, “Bukan! Perempuan mandul adalah perempuan yang belum mengirimkan seorang pun dari anaknya ke akhirat (dengan mendidik dan memberinya teladan kebaikan) sebelum dia sendiri pergi ke akhirat.”

Kemudian, Nabi saw. bertanya, “Tahukah kalian siapa yang dinamakan orang miskin?” Para sahabat menjawab, “Orang yang tidak memiliki harta.”

Nabi saw. pun memberi penjelasan, “Bukan! Orang yang paling miskin adalah mereka yang memiliki banyak harta, akan tetapi dia tidak mengirimkan apa-apa dari hartanya ke akhirat (dengan menunaikan zakat, infak, atau sedekah) sebelum dia sendiri pergi ke akhirat.”

(Fadhilah Sedekah, Syaikh Muhammad Zakaria Al-Kandhalawi)

#Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran
📲#Daftar via WhatsApp
🔗

📲#Gabung via Telegram
🔗 t.me/TN_TASQ

📌 Informasi Program dan Link Media Sosial… www.tasdiqulquran.or.id/social-media/

Untuk Informasi Lengkap Situs Resmi Kami di :
www.dompetamal.com
www.news.dompetamal.com
www.tasdiqulquran.or.id

Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img

Blog Terbaru

Memberi Itu Membahagiakan: Apa Kata Riset?

Jika diberi uang Rp100.000 dengan syarat harus dihabiskan hari ini, mana yang membuat lebih bahagia: membelanjakannya untuk diri sendiri atau untuk orang lain? Para...

Sedekah dan Ikhtiar Kesembuhan

Tujuh tahun seorang lelaki menderita luka di lututnya. Berbagai tabib sudah didatangi. Lalu seorang ulama memberinya resep yang tak terduga: galilah sumur. Resep dari Rasulullah Dalam...

Sedekah, Perisai dari Bala

Bayangkan seorang tawanan dengan tangan terikat, digiring untuk dieksekusi. Lalu ia menebus nyawanya dengan seluruh harta yang ia punya. Begitulah Nabi Yahya menggambarkan sedekah. Wasiat...