Agar Dunia Sibuk Membahagiakan Kita

Tidak akan rugi manakala kita senang berbagi dan memberi kepada orang lain. Sesungguhnya, saat kita mau berbagi dan memberi, apa yang kita berikan hakikatnya untuk kita juga. Saat kita senang mendoakan kebaikan bagi orang lain, doa itu sebenarnya untuk kita juga.

Dengan demikian, dalam hidup, kita akan berjumpa dengan satu hukum yang pasti, yaitu bahwa semua amal yang dilakukan (baik ataupun buruk), dia akan kembali kepada kita sebagai pelakunya.

Maka, Saat kita sibuk membahagiakanlah orang lain, meringankan beban sesama, mengenyangkan perut orang lapar, membantu orang kesusahan, dan amal-amal sejenisnya, saksikanlah cepat atau lambat dunia akan sibuk membahagiakan kita.

Sahabat, selagi ada kesempatan, jangan biarkan keutamaan membahagiakan saudara seiman berlalu begitu saja. Mari, bergabung bersama kami dalam program spesial Berbagi Ta’jil di Tanah Suci. In syaa Allah, setiap rupiah yang kita donasikan akan membawa kebaikan berlipat bagi kita, di dunia dan akhirat.

📌 Sedekah Ifthar 3 Masjid :
An. Dompet Amal Pecinta Al-Qur’an
BSI : 7224887374
PROGRAM IFTHAR

📱Konfirmasi : (WA) 0821.3030.0121

Informasi Program Kunjungi Situs Resmi Kami :
www.dompetamal.com

Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img

Blog Terbaru

Memberi Pinjaman kepada Allah: Kisah Abu Dahdah

Allah Mahakaya, tidak butuh apa pun dari hamba-Nya. Lalu, mengapa Dia memakai kata "pinjaman" saat mengajak kita bersedekah? Ayat yang menggetarkan مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ...

Sebutir Benih, Tujuh Ratus Biji

Adakah investasi yang menjanjikan keuntungan 70.000 persen tanpa risiko rugi? Di dunia bisnis mustahil. Namun, Al-Quran menawarkannya lewat sebuah perumpamaan dari ladang. Perumpamaan dari ladang Allah...

Tangan di Atas Lebih Baik

Siapa yang lebih beruntung: yang memberi atau yang menerima? Sekilas yang menerima, karena ia mendapat sesuatu. Ternyata, jawabannya justru sebaliknya. Pesan yang lengkap Rasulullah ﷺ bersabda: الْيَدُ...