Ayo, yang Masih Punya Hutang Puasa Segera untuk Membayarnya!

Rajab telah datang. Ini artinya bulan Ramadhan akan segera menyapa kita. Ini artinya, kita sudah harus bersiap diri menyambutnya: dengan memperbanyak ibadah: shalat, tilawah, sedekah, zikir, doa, termasuk istighfar di dalamnya.

Dan, satu yang pasti, jangan lupakan untuk menunaikan kewajiban yang belum terbayarkan, semisal hutang puasa tahun lalu yang belum diqadha atau dibayarkan fidyahnya.

Untuk puasa, selagi sehat dan tidak berhalangan, segera lakukan mumpung masih banyak waktu. Untuk fidyah, ada syarat dan ketentuan berlaku. Siapa termasuk:

(1) Orang tua yang sudah uzur, (2) orang sakit parah yang kecil kemungkinan sembuh, dan (3) ibu hamil atau menyusui yang jika berpuasa khawatir dengan kondisi diri atau bayinya (atas rekomendasi dokter), dia dapat membayar fidyah.

Bagaimana hitungannya? Rumus sederhananya adalah:

1 hari tidak berpuasa = 1 porsi makan

29 hari tidak berpuasa = 29 porsi makan

Fidyah ini bisa dibayarkan dengan beras atau uang. Namun, bisa pula dengan makanan siap saji, yaitu nasi plus lauk pauknya yang dikemas dalam satu dus. Inilah cara yang paling praktis. Jika kita memiliki 29 hari hutang puasa, siapkanlah 29 bungkus makanan untuk dibagikan kepada fakir miskin.

Semoga informasi ini bermanfaat ya

Ingin berlangganan Tausiyah Harian dari Team Tasdiqul Quran?

HUBUNGI CHAT WA : 0812.2367.9144

Informasi Program Kunjungi Situs Resmi Kami :
www.dompetamal.com
www.blog.dompetamal.com
www.news.dompetamal.com
www.tasdiqulquran.or.id

Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img
Advertismentspot_img

Blog Terbaru

Memberi Itu Membahagiakan: Apa Kata Riset?

Jika diberi uang Rp100.000 dengan syarat harus dihabiskan hari ini, mana yang membuat lebih bahagia: membelanjakannya untuk diri sendiri atau untuk orang lain? Para...

Sedekah dan Ikhtiar Kesembuhan

Tujuh tahun seorang lelaki menderita luka di lututnya. Berbagai tabib sudah didatangi. Lalu seorang ulama memberinya resep yang tak terduga: galilah sumur. Resep dari Rasulullah Dalam...

Sedekah, Perisai dari Bala

Bayangkan seorang tawanan dengan tangan terikat, digiring untuk dieksekusi. Lalu ia menebus nyawanya dengan seluruh harta yang ia punya. Begitulah Nabi Yahya menggambarkan sedekah. Wasiat...